Makna Toleransi

Sedari SD, di pelajaran PPKn (dulu mah pas sy SD namanya PMP), sy diajarin konsep toleransi. Kata guruku, kita harus punya sikap toleransi/tenggang rasa/tepo seliro. Artinya toleransi, kita harus bisa merasakan penderitaan orang lain. Kalau ada orang lain lagi sakit, kita harus bisa turut merasakan kepedihan yang dia rasakan. Selama bertahun-tahun konsep ini sy telan mentah-mentah. Sampai akhirnya, sy jadi bingung sendiri. Kenapa kalau orang lain menderita, sy harus ikutan ngerasa ga enak?

Jujur aja, sy ngerasa konsep merasakan penderitaan orang lain itu aneh. Masa kita harus dengan sengaja menulari diri sendiri dengan perasaan negatif? Ngapain juga rasa menderita ditularkan? Sy pikir, harusnya konsep pemahaman tentang toleransi itu diubah menjadi, “kalau kita merasa bahagia, orang lain harus bisa turut merasakan kebahagiaan kita”. Konsep ini sy pikir lebih baik. Dengan konsep ky gini, kita jadi harus selalu mampu menularkan rasa bahagia kita. Dan orang lain juga jadi harus selalu mampu menularkan rasa bahagia mereka. Jika perasaan bahagia bisa dijadikan wabah endemik, sepertinya kehidupan akan terasa lebih baik.

So, untuk kehidupan yang lebih baik, hayu kita sama-sama kembangkan mental: Susah senang yang penting bahagia!! (quote from salah satu temen SMA sy, tapi lupa tepatnya siapa yg bilang gini)

About these ads

2 thoughts on “Makna Toleransi

  1. Kalau di islam itu kan ada hadis yang isinya sesama muslim itu bersaudara bagaikan satu tubuh, jadi kalau ada satu bagian yang sakit yang lain ikut merasakan.
    contoh sederhana aja ya misalkan ada yang saudaranya kelaparan, dia gak akan ngerasa enak makan sebelum saudaranya itu juga makan.
    Btw, merasakan penderitaan orang lain lebih cocoknya disebut empati, bukan toleransi. klo toleransi mah cenderung ke masalah pluralisme gitu…

  2. contoh yg bagus. dari contoh itu, orang yg bisa makan kn harusnya merasa bahagia tuh karena dy bisa makan, padahal ada orang lain yg ga bahagia karena ga bisa makan, naah orang yg bisa makan itu baiknya menyebarkan rasa bahagia dy dengan memberi makan si orang lapar, dan bukannya ikut-ikutan ga makan karena pengen merasakan penderitaan si orang yang tidak bisa makan, gitu toleransi yg sy maksud…

    iya tu, guru PMP sy pas SD tahvava, ngajarin bahwa toleransi tu dimaknai merasakan penderitaan orang lain…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s