Ampera, Rumah Makan Sunda Suasana Modern

Oke, pada posting kali ini saya mau menulis tentang rumah makan Ampera, khususnya rumah makan Ampera yang terletak di Jalan Suci (dikenal juga sbg Jln PHH Mustofa) di kota Bandung. Ampera adalah rumah makan yang menyediakan masakan khas Sunda, dan dalam beberapa tahun ini popularitasnya tampak meningkat pesat, terbukti dengan terus dibukanya cabang-cabang baru Ampera di berbagai tempat di Bandung.

Salah satu cabang yang setahu saya cukup baru adalah Ampera yang terletak di Jalan Suci (mulai sekarang saya sebut sebagai Ampera Suci). Di antara semua Ampera yang pernah saya kunjungi (sebagai orang Bandung asli rasanya hampir semua cabang Ampera pernah saya datangi), Ampera Suci ini menurut saya adalah yang paling bagus, bahkan lebih bagus daripada Ampera pusat.

Di Ampera Suci, ada 2 gedung, yang sebelah kiri dan sebelah kanan (dengan posisi badang membelakangi jalan raya). Gedung yang kiri adalah Ampera yang lama, di sini suasananya nyaris sama aja dengan Ampera-Ampera yang lain. Di kanan, ini baru Ampera yang bagus, dan Ampera yang bagus ini yang akan saya bahas sekarang. Dalam ruangan dihias dengan berbagai lukisan dan ornamen dinding yang memberi suasana segar dan modern tapi tetap berasa alami khas Sunda. Gedungnya bersih, warna temboknya berani tapi tetap berkesan teduh, dan selain itu, ada juga taman yang bagus dengan kolam di dalam yang bisa dipakai foto-foto.

Konter makanan dibagi menjadi 2 meja panjang, yang satu meja untuk makanan prasmanan makan di tempat, yang satu lagi sepertinya untuk orang-orang yang mau makan dibungkus (dibawa pulang), jadi ga pakepuk antara yang mau makan di tempat dengan yang mau bawa pulang. Di atas meja makanan yang prasmanan ada lampu gantung yang bagus (ga penting, tapi kata saya mah emang bagus lampunya). Selain meja buffet, ada juga konter tempat kita bisa ngambil sambel+lalap sepuasnya, dan ada konter tempat kita bisa ngambil teh tawar, semuanya gratis. Untuk tempat makannya sendiri, kita bisa milih apakah mau makan di meja+kursi biasa, atau ngampar (dalam bahasa orang jawa: lesehan) di saung-saung.

Cukup tentang bangunannya, sekarang tentang makanannya. Rasa makanannya cukup enak, porsi nasinya pun cukup ideal lah, ga terlalu dikit sampe ngerasa rugi beli nasi (kaya kalau makan di KFC) dan habis makan masih lapar, tapi juga ga porsi kuli sampe habis makan ga bisa gerak kekenyangan dan bikin tambah gendut. Sambel gratisnya ada 3 macem, relatif enak semua dibanding sambel gratis di cabang Ampera yang lain, ada sambel tomat yang ga terlalu pedes dan rasanya segar, sambel terasi yang agak pedas dan asin, dan sambel-lupa-namanya yang pedes (tapi ga terlalu pedes untuk standar saya. Kalo ada yang suka sambel Sunda super pedas, coba ke Ampera di Cihampelas atau Bu Imas di Kebon Kalapa).

Makanan andalannya saya ga tau, tapi saya kalo ke Ampera selalu belinya ayam goreng atau ayam bakar biar cocok sama sambel, tapi kalo mau nyoba masakan khas Sunda yang lain yang mungkin enak, bisa coba pesen ikan asin atau sop buntut kayanya. Bagi saya sendiri, nasi hangat+ayam bakar+sambel pedes+teh tawar panas udah cukup untuk terasa seperti makanan surgawi (lebay mode ON :P)

Pelayanannya biasa aja, ga mengecewakan tapi ga mengagumkan, terus semua pelayan yang cewe berkerudung dan mukanya bersih bebas jerawat, dan banyak yang manis *halah*, walau ga se-good-looking pelayan di Pizza Hut dan ga semodis petugas Blitz Megaplex. Parkirnya agak luas, taksiran saya bisa muat 20+ mobil lah, dan tukang parkirnya cukup baik bukan tipe tukang parkir yang mau duitnya doang tapi giliran bantu parkirin atau nyetopin mobil di jalan raya asal-asalan.

Oh iya hampir lupa, di Ampera Suci ini juga ada live ngamen (kalo ga salah kalo weekend dan hari libur doang), dan so far sejauh ini menurut saya yang main di sana bagus-bagus, kaya yang main di kafe bergengsi lah. Format lagunya biasanya akustikan, dan pilihan playlist lagunya oke. Btw ini disebut ngamen, karena setau saya mereka yang main di Ampera ini ga dibayar oleh manajemen Ampera cuma disediain tempat aja, jadi kalau suatu ketika kesini, jangan lupa sumbang para musisi ini di box-box yang tersedia kalo ngerasa mereka main musiknya menghibur :)

Terahir, soal harga, rasanya normal-normal aja, buat patokan, harga teh botol 220 ml Rp 3000,- saja. Kalau makan sendirian, mungkin budget yang perlu disiapin sekitar 15-25 ribu lah sekali makan, udah dapat nasi + lauk utama + lauk pendamping (tahu/tempe/kentang/dll) + segelas jus mestinya.

Saya ga sempet foto-foto untuk ngegambarin gimana tepatnya suasana di Ampera Suci ini, lain kali kalau sempet saya update deh posting ini. Kalau Anda bukan orang Bandung tapi mau kesana, jalan paling gampang adalah keluar dari pintu tol Pasteur, lurus aja terus naik ke jalan layang Pasupati, lurus terus sampai turun di ujung jalan Surapati, dari situ lurus terus lagi sampe ngelewatin 2 lampu merah, nanti di dekat kampus Itenas di sebelah kiri jalan ada si Ampera Suci ini. That’s it, semoga bermanfaat :D

About these ads

5 thoughts on “Ampera, Rumah Makan Sunda Suasana Modern

  1. Hi, Riza, howdy!
    I just don’t know where tho post this.
    I’d like to say Happy Mubarak Iedul Fitr 1432 H.
    Mohon maaf lahir dan batin.
    May we are falling in with Ramadhan next year. :D

    • hi amazing yuki, howdy :D
      well, actually you can post this on my facebook wall, too bad you don’t have fb account :P
      eniwei mohon maap lahir batin juga yak, turut mengamini doanya :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s