BBM naik, industri telekomunikasi untung

yow, kenaikan BBM yang dah dipastiin sama pemerintah mulai 24 mei tadi dini hari sekarang dah ga bisa dihindari. kenaikan BBM ini ditengarai akan berimplikasi pada kenaikan harga-harga lainnya, yang ujung-ujungnya nyusahin masyarakat. industri pun dinilai tidak akan lepas dari dampak kenaikan BBM ini. PHK besar-besaran diramalkan akan terjadi dimana-mana. tapi,, sepertinya ada industri yang diem-diem mendapat keuntungan dari kenaikan BBM ini…

kenaikan BBM sekarang jadi hot issue banget. ada yg mendukung, menolak, mencaci, mengutuk, ga peduli, pokona kekna smua sikap ada lah. berbagai cerita tentang knaikan BBM ini pun juga beredar, mule dari alesan pemerintah knapa ahirnya kpaksa naikin, spekulasi prediksi kondisi kehidupan pasca kenaikan, dll. sementara semua cerita itu beredar, ibu-ibu saling curhat, bapa-bapa saling diskusi, pemuda-pemudi berwarna-warni, mahasiswa-mahasiswi demonstrasi, anak sapi mandi di kali, pokonya (nyaris) semua WNI nglakuin aktivitas komunikasi real-time ngomongin knaikan BBM ini lah, da emang budaya orang Indonesia mah senengnya ngobrol.

seiring perkembangan teknologi, diskusi curhat danlainsebagainya itu sekarang ga perlu dilakuin tatap muka. orang udah kenal radio, tivi, sms, telepon, email, dan yg lagi happening banget saat ini, Yahoo Messenger (YM). media-media itu dieskploitasi secara optimal oleh masyarakat untuk memuaskan hasrat mengobrol mereka, dan akibatnya issue kenaikan BBM ini tetep anget layaknya nasi yang dimasukkin ke magic jar (jangan lupa nyalain magic jarnya)…

naah, ada suatu fakta yang sulit dipungkiri, yaitu bahwa, semua teknologi itu.. adalah bagian dari.. industri telekomunikasi!! makin banyak orang ngegosipin kenaikan BBM via media-media ini, makin berjaya industri telekomunikasi! industri telekomunikasi terbukti prospektip di Republik cinta ngobrol ini! wahahah, senangnya sy milih T. Telekomunikasi bwat subjur

6 thoughts on “BBM naik, industri telekomunikasi untung

  1. Sudah saatnya, kita berpikir secara integral dan holistik. Perbedaan pendapat akan menunjukkan kualitasnya jika kita mampu berpikir secara menyeluruh dan menyatu.

    Perbedaan pendapat yang dilandasi cara berpikir yang setengah2 dan parsial tidak akan banyak memberikan manfaat dan sulit melahirkan solusi yang tepat

    Kalo kita membandingkan dengan Venezuela dengan harga BBM murahnya, maka yang terjadi adalah perkembangan pembangunan kita juga akan seperti Venezuela, Mau???

    Mengapa???

    Lha……, belanja negara banyak terkuras hanya untuk kebutuhan pemenuhan subsidi BBM.

    Bagaimana untuk memajukan pendidikan yang tertinggal dg Malaysia yang harga BBMnya di atas 10.000 (padahal Malaysia net exporter, Indonesia sudah menjadi net importer). Malaysia mampu meningkatan kualias pendidikannya karena mampu membiayai pendidikan dg jauh lebih baik dan membuat para guru mampu meningkatkan profesionalismenya karena punya biaya yang cukup untuk itu.

    Lihatlah indikator kemajuan dari negara2 yang sukses menjadi negara maju, pengelolaan belanja negara yang produktif akan mampu menjadi leverage (pengungkit) bagi peningkatan pembangunan negara secara signifikan

    Jadi sebagai mahasiswa atau rakyat jangat beripikir serakah….
    Maunya segalanya dituruti…..
    BBM Murah….
    Pendidikan murah bahkan gratis….
    Rakyat tidak mampu mendapatkan jaminan standar (kesehatan, dll)…..
    Bebas penyakit….
    Bebas gizi buruk …..
    Jalan tidak berlubang……

    Trus, pikirlah dg jernih…. Darimana negara mampu membiayai seluruh keinginan itu???. Maka negara perlu uang (pendapatan)

    Sehingga APBN harus mencerminkan rencana strategi pemerintah untuk mengalokasikan pendapatan dan belanja yang produktif

    Kalo Anda tidak mengerti makna belanja produktif, jangan banyak berkomentar tentang kenaikan BBM yang akhirnya menyesatkan cara berpikir banyak orang…..

    Belanja disebut produktif jika belanja mampu menghasilkan dan meningkatkan manfaat yang berlipat2 dan terukur jelas, sebagaimana yang sudah dicapai oleh negara2 yang terbukti sudah maju

    Anda ingin negara kita maju, tapi perilaku APBN kita anda paksa seperti perilaku APBN negara terbelakang, gimana bisa???….

    Tidak setuju kenaikan BBM karena memicu inflasi tinggi (akhirnya meyusahkan rakyat) ????
    Itulah konsekuensi dari sebuah pilihan. Tetapi apakah permasalahan itu kemudian menyebabkan kita salah memilih kebijakan yang akhirnya bahkan akan menyengsaran rakyat selama berabad2. mengapa???

    Lah iya, wong pendidikan ya akan begini2 saja, jaminan pada oang tidak mampu ya sekedarnya, penyakit menjangkit dimana2, kematian ibu melahirkan sangat tinggi, akses kesehatan bagi orang miskin susah didapat, gizi buruk terjadi dimana2, dan lain-lain. Kita ngap bisa berbuat banyak karena nggak punya banyak uang bro….

    Inflasi tinggi itu (kalo tidak terjadi secara beruntun dan dalam waktu yang singkat) maka tidak akan banyak menimbulkan persoalan (tidak terlalu merisaukan). Permasalahan (kerisauan) hanya terjadi di awal saja, asalkan pemerintah juga mampu me-manage inflasi itu dg baik.

    Setelah inflasi tinggi, asalkan tidak ada faktor pemicu inflasi yang lainnya termasuk unsur ketidakpastan ekonomi (bisa disebabkan ketidakpastian keamanan, seperti demo yang anarkis), maka inflasi akan teredam dg sendirinya apalagi kalo dikombinasikan dg kebijakan pemerintah untuk meredam inflasi.

    Mekanisme pasar juga akan bergerak dg sendirinya mengikuti besaran inflasi.

    Pedagang di pasar juga akan menaikkan harga jualnya, sehingga pendapatannya naik….

    Gaji pegawai negari sudah sejak dulu di awal pemerintahan ini dinaikkan hingga 100%, misal untuk freshworker dari 750 rb menjadi 1,5 juta…

    Memang masih ada permasalahan dg penduduk berpendapatan tetap, tapi itulah masalah yang masih harus kita hadapi….

    Tetapi perlu dicatat juga bahwa Perusahaan juga akan menaikkan harga jual produknya sehingga ada konsekuensi nantinya upah buruh juga harus dinaikkan…..

    Hal ini membuktikan bahwa pendapatan tetap pun akhirnya akan dapat disesuaikan dan melakukan penyesuaian, tetapi memang lebih butuh waktu….

    Intinya adalah untuk setiap kejadian inflasi maka mekanisme pasar akan bergerak dan mampu mengkondisikan perekonomian kembali pada posisi kesetimbangan pada akhirnya….

    Yang dirasakan sekarang adalah kesusahan akibat inflasi yang tinggi itu, maka bersabarlah. Rasa sakit Itu adalah konsekuensi dari pilihan terbaik ini untuk menghindarkan kita dari kesengsaraan yang bisa saja berlangsung dan berlanjut selama berabad2 yang akan datang, yang akan kita sesali sebagaimana kita menyesali misalnya mengapa kita tertinggal dari Malaysia sampai saat ini

    Jadi jangan sampai Anda semakin menyusahkan rakyat yang sudah susah dengan demo yang anarkis….

    Cukup itu dulu dari saya ya……

  2. @Alimun Bidatisudur, ko comment Anda rasanya tidak nyambung dengan isi postingan saya ya? rasanya di postingan sy sedikit pun sy tidak bilang sy mendukung kenaikan BBM, tapi komen Anda sy tanggapin de,,

    ya kita ga bisa lah menyamakan diri dengan venezuela, mereka kan berani menasionalisasi sumber minyaknya, sedangkan Indonesia? tau sendiri lah ya..

    teruss, pendidikan gratis, layanan kesehatan, BBM murah, itu semua mah emang udah hak rakyat bung! dan kalau memang negara butuh uang untuk melakukan semua itu, memangnya di negara ini ga banyak uang? orang kaya di Indonesia aja segitu bejibun. sy pikir yang sangat kurang di Indonesia bukan uang, tapi kemauan rakyatnya untuk berkontribusi, berkorban sebagian hartanya untuk membantu sebagian rakyat yang lain.

    so, kunci terhadap berbagai masalah finansial di negeri ini (termasuk yg ditimbulkan oleh kenaikan BBM) adalah pembangunan karakter, terutama perlu munculnya rasa persatuan dan mental produktif dari setiap individu di masyarakat Indonesia sendiri. dan kenaikan BBM tidak bisa diserahkan begitu saja kepada mekanisme pasar. tidak semua rakyat siap menunggu. kemarin-kemarin saja sudah ada ibu hamil yang meninggal kelaparan di makassar, masa sekarang pengen ada kejadian ky gitu lagi.

    btw, tenang aja, sy ga pernah ikutan demo anarkis ko. sy juga kesel banget liat mahasiswa yang melecehkan intelektual mereka sendiri itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s