Kekhawatiran Menjelang Liga Super

Hanya dalam hitungan hari, PERSIB akan segera memulai keikutsertaannya di Liga Super Indonesia yang pertama. Menghadapi LSI ini, persiapan PERSIB tidak dapat dikatakan main-main. Selain perbaikan di bidang infrastruktur -yang menjadi syarat kelayakan mengikuti Liga Super, sederet pemain all-star diboyong ke Pangeran Biru tercinta ini. Latihan pun dimulai jauh sebelum liga bergulir, plus dilengkapi dengan berbagai ujicoba untuk semakin memantapkan kesiapan dalam mengarungi Liga Super nanti.

Sayangnya, dari hasil berbagai ujicoba yang telah dilakukan, justru rasa waas nu mirosea manah. Setelah meunujukkan hasil yang menyedihkan di Turnamen Persebaya, tadi malam pada ujicoba terakhir menjelang Liga Super PERSIB dipermalukan oleh Persikabo di Siliwangi 0-2. Padahal, konon kabarnya komposisi yang dimainkan menghadapi Persikabo adalah gambaran tim inti PERSIB musim depan. Halah-halah…

Dari permainan yg udah pernah sy tonton sampe sekarang, numutkeun sim kuring mah kelemahan PERSIB ayeuna adalah hobi nyerang tapi pertahanannya lemah terhadap counter cepet dari lawan dan serangannya mandul padahal style permainannya menyerang! Aya 3 hal nu urang matak heran ayeuna:

  1. Geus puguh seranganna mandul nyerang euweuh nu abus, nanahaonan ngarekrut Bastos?? Jujur ajah, nonton mainnya dia selama ini, Barkowi masi jauh lebi bagus dibanding Bastos! Jabaning cuma bisa ngomong Portugis lagi tu orang! PERSIB ga butuh striker yang bisa bikin bola kena mistar, butuh yang bisa ngegolin! Sy mah rada curiga jangan-jangan Jaya Hartono ngerekrut Bastos cuma gara-gara kepepet pengen menuhin jatah 5 pemain asing tapi ga bisa ngambil Barkowi da gengsi dulu udah bilang ga akan make jasa Barkowi…
  2. Perasaan dari sejak nonton ngelawan Persiwa di Turnamen Persebaya dah jelas PERSIB mandul gara-gara tiap nyerang rusuh. Ko sampe habis ngelawan Persikabo kemarin alasannya masih “tidak bisa menembus rapatnya pertahanan Persikabo karena pemain terburu-buru dalam menyelesaikan serangan”??
  3. Hal lain lain yg juga terasa dari sejak Turnamen Persebaya, perasaan PERSIB emang kegolan dari counter cepat lawan terus, geningan sampe lawan Persikabo kemarin meni ga ada perbaikan?? Kualitas Tema Mursadad juga asa mengalami penurunan dibanding musim kemarin…

Euh, nyaan saiah hariwang pisan saat inih… Rasana mule ragu sama kredibilitas Jaya Hartono… Selain ituh, masa habis kalah dari Persikabo mas Jaya malah bilang, “Saya tidak mau menyalahkan pemain. Mereka sudah semaksimal mungkin menunjukkan permainan terbaiknya. Tapi memang kita tidak menembus pertahanan rapat yang diperagakan Persikabo,”

Kalau memang permainan maksimal terbaik PERSIB hanya mampu untuk menahan agar kalah di kandang sendiri dengan selisih tidak lebih 2 gol dari tim yang berada 1 kasta di bawahnya, geus mundur we lah Jaya Hartono! Daripada membawa disaster bwat PERSIB pas Liga ntar. Kasih aja kesempatan ke pelatih muda Bandung ky Roni Remon ataw Sutiono.

Tapi yah, toh pergantian pelatih tidak selalu menjadi solusi. Lagipula risnandar dulu juga baru dipecat setelah membuat malapetaka di 4 pertandingan awal. Sekarang mah ngedo’a dulu sajah mudah-mudahan janji Jaya Hartono bahwa kekalahan dari Persikabo tidak akan terulang dapat terealisasi. Tapi, kalau nanti PERSIB gagal mengalahkan Persela dan Persija di 2 pertandingan perdana, tong asa-asa eta Jaya Hartono kalautkeun weh <_<

Bravo PERSIB!!

2 thoughts on “Kekhawatiran Menjelang Liga Super

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s