Obama menang, populasi Amerika habis

Barusan waktu sy baca imel, ada imel dari salah satu milis yg bilang Obama dah dipastiin jadi presiden Amerika Serikat (AS). Syukurlah, mudah-mudahan berakhir jg berita2 tentang pemilu AS di media Indonesia. Jujur sy ngerasa media-media disini rada-rada berlebay dalam ngeliput pemilu AS. Lama-lama eneg liatny. Ngemeng-ngemeng tentang kemenangan Obama, spertinya banyak orang yang memang mengharapkan dy menang ya, sampe-sampe di Pilgub Jatim aja ada foto Obama ditempelin di kertas pencoblosan. Di Kenya juga orang-orang pada berdo’a bwat kemenangan Obama. Mengherankan, seolah-olah Obama tu manusia sempurna aja. Padahal, Obama juga ga terlepas dari kebijakan-kebijakan kontroversial. Kalo Obama jadi presiden AS, sangat mungkin populasi penduduk AS akan berkurang drastis. Tiga kebijakan Obama ini yg menjadi alasannya:

1. Obama mau melegalkan homosexual

2. Obama mendukung praktek aborsi (bahkan sy pernah baca -kalo ga salah di kompas.com, katanya sekalipun si janin udah berbentuk bayi, Obama tetap membolehkan aborsi dilakukan)

3. Obama tidak akan menarik pasukan AS di Afghanistan (dulu baca tentang ini kalo ga salah di harian Pikiran Rakyat. Somehow sy ngerasa hal ini begitu tenggelam tertutup Obama (katanya) akan menarik pasukan AS dari Irak)

Nah, sekarang, mari kita bayangkan. Karena homosex legal, kaum-kaum homosex yang semula bersembunyi akan bermunculan. Dan karena homosex nya legal, posisi kaum homosex ini menjadi kuat. Dengan kekuatannya ini, sangat mungkin kaum homosex akan mampu menyebarkan perilaku mereka dan membuat orang-orang menjadi banyak yang homosex. Homosexual dapat berkembang pesat di AS pada masa pemerintahan Obama. Padahal, kita tau bahwa perilaku homosexual tidak akan mampu menghasilkan anak manusia. Semakin banyak kaum homosex -> semakin sedikit jumlah anak dilahirkan di AS.

Tapi, namanya juga homosex mah kelainan ya, tentunya ga semua orang AS akan menjadi homosex. Akan tetap ada pasangan-pasangan heterosex yang menghasilkan anak. Masalahnya, aborsi akan dilegalkan. Dengan legalnya aborsi, kemungkinan praktik aborsi terjadi di AS sangat besar. Udah mah banyak yang homo, banyak aborsi lagih -> makin dikit aja jumlah anak manusia lahir.

Selain itu, kebijakan tidak menarik pasukan dari Afghanistan menunjukkan bahwa Obama, sebenarnya, oke-oke saja kalo terpaksa perang. Bisa saja, dalam masa pemerintahan Obama, AS malahan makin punya banyak musuh. Walopun Obama mengedepankan perundingan, tapi toh ternyata dia tidak menutup diri sepenuhnya terhadap kemungkinan melakukan peperangan. Jadi bisa saja AS ternyata malah banyak perang di jaman Obama. Keadaan akan tambah runyam kalau musuh-musuh AS itu ulet-ulet seperti Afghanistan – sejarah dan fakta saat ini menunjukkan Afghanistan sangat alot dan susah ditaklukkan. Banyak perang -> banyak pemuda yang mati dan depresi -> tingkat kematian naik dan usia pemuda yang dikirim ke medan perang makin muda -> tingkat usia pemuda mati/depresi makin muda -> makin sedikit pemuda yang cukup sehat, tidak homosex, dan tidak mau aborsi -> pemudi-pemudi makin susah nyari jodoh -> tingkat kelahiran semakin rendah saja.

Well, begitulah. Yah, kita liat aja nanti de. Btw, walo sy sm sekali ga mendukung Obama, sy jg sedikit pun ga ngedukung Mc Cain, sy mah pendukung PERSIB saja

5 thoughts on “Obama menang, populasi Amerika habis

  1. yang obama itu beneran, kak? seriusan?
    kalo bener, serem juga ya.

    apalagi yang melegalkan homo dan aborsi. nggak kebayang mau kayak apa ini dunia.
    ckckck.

  2. lha? kampanye-kampanyenya jg gitu ko. cuma yaa ekspos d pemberitaannya emang rada gimanaa gitu rasanya. lagian obama meragukan bener, skarang israel lg biadab beut, dy memilih untuk diam, sekedar mengecam pun tidak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s