7. Roda kehidupan?

Pernah dengar istilah “roda kehidupan”? Pada istilah ini, kehidupan diibaratkan dengan roda, dimana ada saatnya berada di atas, ada pula saatnya di bawah. Setahu saya, istilah ini biasanya digunakan untuk menghibur seseorang yang sedang jatuh mentalnya (walaupun sebenarnya bisa juga digunakan untuk mengingatkan seseorang yang sedang sukses).

Saya pikir, roda kehidupan adalah istilah yang sangat bagus dalam menggambarkan dinamika yang terjadi dalam hidup. Namun, sesungguhnya ada hal lain yang perlu dipikirkan sebagai implikasi dari pengibaratan kehidupan sebagai roda, yaitu, lintasan yang ditempuh. Apakah roda kehidupan kita berada pada jalan yang menanjak, mendatar, atau malah menurun?

Berhati-hatilah jika lintasan yang ditempuh roda kehidupan Anda adalah lintasan yang menurun. Jika lintasannya menurun, sekalipun kehidupan sedang berada di titik puncak, bisa jadi ketinggiannya lebih rendah dibanding saat kehidupan mencapai titik nadir di masa lalu. Hal ini mengindikasikan menurunnya kualitas kehidupan, hingga kondisi terbaiknya pun masih lebih buruk dibanding kondisi terburuk di masa lampau. Begitu pula jika lintasan yang ditempuh roda kehidupan terasa mendatar, hal ini menunjukkan tidak adanya kemajuan pada kondisi kehidupan Anda. Sebaliknya, berbahagialah jika roda kehidupan Anda bergulir pada lintasan yang menanjak, karena itu berarti kehidupan Anda telah berada di jalan yang benar.

Jalan yang menanjak tentunya lebih sukar dijalani dibanding jalan yang mendatar, apalagi dibanding jalan yang menurun. Jika Anda menemui berbagai kesulitan dan tantangan dalam kehidupan, hadapilah, itu adalah harga yang harus dibayar dalam menjalani lintasan yang menanjak demi mencapai taraf kehidupan yang lebih baik. Jangan menyerah, karena jika Anda menyerah, maka Anda akan tergelincir, berbalik terperosok ke lintasan menurun yang akan membawa ke kondisi kehidupan yang lebih buruk. Sebaliknya, jika Anda merasa hidup Anda terlalu nyaman, berhati-hatilah, karena bisa jadi itu tandanya roda kehidupan Anda sedang meluncur di lintasan yang menurun. Segera berbalik arah dan keluar dari zona nyaman.

Kita memang tidak dapat menolak kenyataan bahwa hidup pasti ada saatnya di atas dan ada saatnya di bawah. Namun, kita dapat mengarahkan lintasan yang dijalani roda kehidupan kita. Pada akhirnya, kita sendirilah yang menentukan bagaimana kualitas kehidupan kita.

2 thoughts on “7. Roda kehidupan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s