My Name is Khan (2010)

Meski telat banget, skarang sy pengen nulis tentang film ter-oke yang udah sy tonton sejauh ini di taun ini

dicopy dari: http://blogs.reuters.com/indiamasala/2010/02/11/my-name-is-khan-gimmicky-average-cinema/

Okayy, My Name is Khan (MNIK) secara umum adalah film Bollywood yang menceritakan kisah kehidupan seorang muslim di Amerika setelah tragedi tabrakan WTC di 9/11, dan perjuangan orang tersebut untuk menemui president of USA. Tokoh utama di MNIK namanya Rizwan Khan, seorang Muslim penderita autisme jenis Syndrom Asperger, diperankan oleh legendanya pilem india, Shah Rukh Khan. Akan tetapi, jangan berharap bisa belajar tentang syndrom asperger dari film ini, coz film ini sendiri mengakui bahwa apa yang ditampilkan di film ini tidak menggambarkan penderita syndrom asperger dengan benar (ya pastinya ga salah-salah amat juga, tapi ya ga bener banget lah) Enough the opening, and here my review goes😀


Cerita:
Dari segi cerita, plot, alur, sumpah lah keren abis. MNIK bisa memadukan adegan-adegan sedih nan pilu mengundang air mata, humor-humor cerdas, dan adegan-adegan mengharukan. Scene favorit sy pas di akhir film, pas Rizwan Khan akhirnya ketemu sama Mr. President US (spoiler nih).

Well, kalo baca di imdb.com sih sebenernya MNIK ini banyak diprotes juga, terlalu stereotyping, katanya, seolah ngegambarin semua tentara amerika jahat, orang amerika jiwa sosialnya rendah, dll. Tapi, ini sih wajar, coz konon si pembuat filmnya emang sengaja menjadikan tokoh utamany penderita autis, yang memandang dunia secara hitam dan putih aja. Selain itu, protes lain bilang ni film ga jelas, ga fokus, nyeritain kisah cinta kah, perjuangan nemuin presiden kah, atau tentang perjuangan muslim di amrik kah. Tapi, buat saya mah ini juga just another nonsense, sy dont care, buat sy ini tetep film paling romantis yang pernah sy liat, gimana seorang pria mau melakukan sesuatu yang tampak seperti tugas yang mustahil cuma karena dy cinta istrinya.

Kalo bagi saya, satu-satunya cacat yang mengganggu adalah, ketika Rizwan ngebantu korban bencana di Georgia, kan nyanyi-nyanyi tuh di gereja, disitu sy heran kenapa Rizwan yang katanya ga tahan suara keras bisa nyaman-nyaman aja, tp ini ga ngeganggu lah kt sy mah..
Rating: 9,8

Akting:
Ga ngerti sih kalo harus ngenilai akting, cuma somehow sy ngerasa akting pemaennya disini oke banget, dapet feelnya, terutama pemeranan si Rizwan Khannya. Tokoh FBI en polisi-polisi juga kerasa bagus meraninnya, dan ga ada yang kerasa kek akting anak SMA maen kabaret😀
Rating: 10

Setting, kostum:
Oke lah, settingnya bisa menampilkan pemandangan-pemandangan indah, kostum pemainnya juga wajar dan bagus-bagus aja, they did good job there.
Rating: 9

Sound:
Satu kata: memuaskan!
*Kaget dong pas ada lagu We Shall Overcome, jadi inget masa-masa jadi peserta en panitia OSKM pas masih mahasiswa dulu, so sweet memories🙂
Rating: 10

Additional plus point:
Ada 2 plus point bagi sy pas nonton film ini.
1. Saya suka banget film ini ngegambarin, bahwa seorang rakyat biasa juga punya hak ketemu presidennya (walau mungkin susah). Coba bandingin sama di sini, sama presiden mah jangankan ketemu, pas Java Jazz aja malah bikin satu gate ditutup dan ujung-ujungnya banyak orang yang jadi ga bisa nonton Diane Warren.
2. Saya baru bisa nonton film ini pada percobaan keempat ke bioskop. Sebelumnya, tiga kali k bioskop selalu kehabisan tiket, sampe ahirnya saya bela-belain datang k bioskop jam 12 buat beli tiket pertunjukan yang jam 15.45. And it’s worth lah, coz pas maen filmnya, ternyata bioskopnya penuh sampe kursi-kursi paling pojok di deretan paling depan, senangnyaaa rasanya sama sekali ga sia-sia bela-belain beli tiket 3 jam sebelumnya wahahaha
Rating additional point: +1,1

Dangerous point:
Film ini bilang, bahwa di dunia cuma ada 2 jenis orang: orang baik dan orang jahat. Well, diliat dari sisi mana pun ini benar, TAPI, jangan sampai argumen ini menjadikan kita tidak kokoh iman sebagai seorang muslim. Sebagai muslim, kita harus percaya sama ajaran agama kita, bahwa cuma Islam ajaran yang benar, yang mana dalam melaksanakannya, kita umat muslim harus menjalankan ajaran Islam yang lain, yaitu toleransi beragama. Janganlah maksa-maksa pemeluk agama lain masuk Islam, ngehalang-halangin mereka beribadah, apalagi ujug-ujug menyakiti mereka cem teroris, hoho
Rating dangerous point: -0

Overall rating: (9,8 + 10 + 9 + 10) / 4 = 9,7
Final rating: 9,7 + 1,1 – 0 = 10,8
Kesimpulan: Sebuah amat sangat wajib tonton! Yang udah nonton, jangan ragu nonton lagi! Yang belum nonton, buruan nonton, mumpung di 21 -kalo di bandung, di ciwalk atau btc- masih ada!

3 thoughts on “My Name is Khan (2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s