Gap Penggunaan Teknologi Birokrasi Indonesia

Kisah nyata 1. Lokasi: suatu KPP di Jakarta Pusat.
Seorang pemuda datang ke kantor pajak dan bertanya, “Mas, saya bisa ngga ngisi SPT via online jadi ga perlu ngeprint dan datang ke kantor pajak / dropbox?”
Setelah bertele-tele, berputar-putar, dan kebingugnan sendiri, mas-mas petugas pajak menjawab, “Oh saat ini ngga bisa mas, fasilitas itu hanya disediakan untuk perusahaan aja ngga untuk perorangan…”
Pemuda, “Oh gitu”.
Mbak-mbak petugas pajak, langsung nyamber cepet, “Emang repot banget ya mas? Sibuk banget ya? Kan ga semua orang Indonesia sepinter mas!”
Pemuda: heran kenapa ga diterapin juga aja ngisi SPT online buat pribadi toh teknologinya pasti mirip-mirip hampir sama dengan untuk perusahaan, heran kenapa dia udah damai jawab oh gitu doang malah diserang sm mbak-mbaknya, dan lalu ngebantai mbak-mbaknya sampe mbak-mbaknya manyun parah karena kesel ke si pemuda tapi si mbak-mbaknya ga bisa ngapa-ngapain karena emang dia kalah 4-0 dalam adu argumen dengan si pemuda.

Kisah nyata 2. Lokasi: kantor Depkominfo.
Seorang pemuda datang untuk mengisi formulir pendaftaran suatu program di depkominfo dan bertanya, “Mbak saya mau ngisi formulir, dimana bisa dapat formulirnya ya?”
Mbak-mbaknya menjawab, “Oh ga bisa mas, di sini sistemnya harus online, kita ga sediain formulir hardcopy, mas harus ngisi formulirnya online, terus print sendiri, nanti hasil printnya bawa kesini…”
Pemuda: bingung kenapa ngisinya harus online tapi ujung-ujungnya di print lagi sendiri, bingung juga karena seinget dia di file petunjuk yang dia punya katany ada formulir hardcopy disediakan, tapi sang pemuda terlanjur males lalu langsung cabut balik dari kantor depkominfo.

Kesimpulan: emang hebat keanekaragaman Indonesia. Pelayanan birokrasi aja beda banget. Di tempat yang satu, kayanya teknologi, terutama internet, itu dijauhi dan ditakuti bener. Di tempat yang satu lagi, meski penerapannya aneh, kayanya kalo ga pake teknologi itu ga banget deh. Hiuaeo @_@

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s