Oracle Data Pump di Oracle Enterprise Manager

Oracle Data Pump adalah cara export dan import data yang lebih baru, lebih cepat, dan lebih fleksibel dibanding teknik export dan import data biasa. Kalau saya tidak salah, fitur Oracle Data Pump ini mulai tersedia sejak Oracle 10. Sekarang saya akan memberi contoh bagaimana cara menggunakan fitur Oracle Data Pump ini lewat Oracle Enterprise Manager di Oracle 10g.

1. Prerequisite

Untuk melakukan export dan import data dengan Oracle Data Pump, pertama-tama ada 2 hal penting yang harus dilakukan di database asal dan di database tujuan, yaitu membuat administrator user dan membuat directory object. Administrator user adalah user yang diberi kemampuan untuk melakukan tugas-tugas manajemen database, user inilah yang nanti akan kita gunakan untuk mengexport dan mengimport data. Directory object adalah nama alias yang dikenali Oracle untuk suatu folder yang ada di mesin server. Untuk membuat kedua hal ini, login ke em di database asal sebagai sysdba.

a. Membuat Administrator User

  1. Setelah login, klik Setup di pojok kanan atas
  2. Klik tombol Create
  3. Buat administrator user baru. Isikan:
  4. Name dengan nama salah satu user/skema di database. PENTING: untuk dapat melakukan export/import dengan Oracle Data Pump, user harus bisa login ke Oracle EM dengan role Normal, jadi pastikan di sini user yang dipilih dapat login ke Oracle EM tidak sebagai sysdba
  5. Password dengan password untuk user/skema tersebut
  6. Confirm Password dengan password untuk user/skema tersebut
  7. E-mail dengan e-mail orang yang bertanggungjawab terhadap skema tersebut. Bagian ini bisa dikosongkan
  8. Klik tombol Finish

b. Membuat Directory Object

  1. Setelah membuat administrator users, klik tulisan Database di pojok kanan atas (di bawah tulisan Logout)
  2. Klik Administration, lalu klik Directory Objects
  3. Klik tombol Create
  4. Di bagian Name, tuliskan EXPORTS. Folder ini yang akan kita gunakan untuk menampung file-file hasil export data
  5. Di bagian path, tuliskan path lengkap folder, misalnya: /u01/backup/exports (saya install Oracle nya di Linux). Untuk memastikan Oracle dapat membaca file path tersebut, klik tombol Test File System
  6. Klik tombol OK
  7. Ulangi proses 4-6 untuk membuat dua directory object lagi, masing-masing: LOGS dengan path /u01/backup/logs (folder ini akan digunakan untuk menampung file-file log) dan IMPORTS dengan path /u01/backup/imports (folder ini akan digunakan untuk menampung file-file data yang akan diimport)

Jika sudah selesai, buat juga administrator user dan directory object di database tujuan. Sekarang, kita sudah bisa melakukan proses export dan import data.

2. Export Data

1. Login ke Oracle EM sebagai administrator user di database asal dengan user yang tadi di-create, jangan lupa pilih Connect as Normal

2. Klik Maintenance, lalu klik Export to Export Files

3. Pilih apakah hendak mengeksport keseluruhan database, schema tertentu, table tertentu, atau kah table-table pada tablespace tertentu

4. Masukkan username dan password untuk user administrator/root server, klik continue

5. Pilih database/schema/table/tablespace yang hendak dieksport dengan menekan tombol Add, jika sudah memilih klik Next. Pada contoh ini saya akan mengeksport skema “RIZA” saja

6. Pilih Directory Object LOGS yang telah kita buat sebelumnya, lalu ketikkan nama file log untuk pekerjaan mengexport ini

7. Pilih directory object EXPORTS untuk menampung file yang merupakan hasil export schema, dan ketik nama file hasil exportnya dengan extension .dmp, klik Next

8. Tuliskan Job Name untuk mengidentifikasi job export kali ini. Kita juga dapat memilih mengatur kapan job export ini akan dieksekusi, apakah segera atau nanti. Klik Next

9. Klik Submit Job

10. Selesai, file export schema RIZA dapat ditemukan di direktori u01/backup/exports dengan nama file RIZA_SCHEMA.dmp


3. Import Data

1. Kita akan meneruskan skenario di atas, kita akan mengimport skema RIZA yang tadi telah dieksport ke database tujuan. Copy file RIZA_SCHEMA.dmp ke direktori u01/backup/logs di server database tujuan

2. Login ke Oracle EM sebagai administrator user di database tujuan dengan user yang sebelumnya di-create, jangan lupa pilih Connect as Normal

3. Pilih versi database data yang diexport

4. Pilih directory object tempat file yang akan diimport berada, dan tulis nama file yang hendak diimport

5. Pilih entire file di bagian import type (pilihan schema, table, tablespace dipilih jika kita hanya mau mengimport sebagian schema/table/tablespace dari data yang sebelumnya diexport)

6. Masukkan username dan password untuk user administrator/root server, klik continue

7. Jika ingin, kita dapat melakukan pemetaan ulang schema/table/tablespace dari data database asal dengan schema/table/tablespace di database tujuan, jika tidak abaikan saja, lalu klik Next

8. Pilih Directory Object LOGS yang telah kita buat sebelumnya, lalu ketikkan nama file log untuk pekerjaan mengimport ini

9. Tuliskan Job Name untuk mengidentifikasi job import kali ini. Kita juga dapat memilih mengatur kapan job import ini akan dieksekusi, apakah segera atau nanti. Klik Next

10. Klik Submit Job

11. Voila, data skema RIZA telah selesai diimport di database tujuan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s