Derita Indomieku

Dulu, saya selalu beli indomie rasa ayam bawang di warung. Tapi, karena yang jaga warung selalu nyindir-nyindir, laki kok sukanya yang rasa-rasa, saya jadi malu. Akhirnya, saya selalu beli indomie rasa tawar. Ini derita indomieku, apa derita indomiemu?

*Mungkin kisah nyata, ditulis ulang dari dongengnya seorang teman bernama Fana Barkah

 

One thought on “Derita Indomieku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s