Malam

Aku benci malam

Malam selalu menyeret ke dasar keputusasaaan rasa kesepian, mengingatkan gersang kehidupan yang coba kulupakan

 

Terang sinar bintang menembus dasar lautan terdalam, lubuk hatiku tetap gulita

Lembut angin malam membuai ke peraduan, tapi hanya dingin yang menusuk tulang

Sekedar rembulan, teduh menemani sendu langkah pengembaraan yang tak tentu arah

 

“Di malam yang dingin dan gelap sepi, benakku melayang pada kisah kita

Terlalu manis untuk dilupakan, walau kita memang tak saling cinta, takkan terjadi – Slank”

One thought on “Malam

  1. Hmmmm kayaknya mirip seperti posting-an saya yang ini.😀
    Saya lebih suka suasana subuh ketimbang senja, karena ketika subuh, itu tanda bahwa peralihan dari gelap ke terang, hari baru menjelang, keterbukaan nurani.😳

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s