Review: Belenggu (2013)

belenggu

Belenggu adalah film Indonesia yang mengambil genre yang agak jarang dibuat filmmaker lokal kita: thriller. Bercerita tentang seorang pemuda bernama Elang yang rada sakit jiwa dan sering tidak bisa membedakan khayalan dengan kenyataan. Elang selalu dihantui mimpi bahwa tetangganya, Djenar dan Senja, sedang berada dalam bahaya pembunuhan. Apalagi di kota tempat mereka tinggal memang sedang beredar desas-desus tentang adanya pembunuhan berantai yang mengincar perempuan. Kehidupan Elang semakin rumit ketika dia bertemu dengan Jingga, sosok yang diyakininya akan membawa malapetaka, tapi entah mengapa Elang malah semakin dekat dan bahkan jatuh cinta dengan Jingga.

Ide cerita yang mengangkat kisah orang jiwa langsung mengingatkan saya pada film Pintu Terlarang. Sayangnya, menurut saya penuturan cerita melalui sudut pandang Elang pada film ini kurang mulus. Saya sebagai penonton kadang kebingungan, mana yang merupakan jalan cerita nyata, mana yang hanya imajinasi Elang. Baru pada bagian akhir film lah ketika ada penyelidikan dari tokoh detektif semua menjadi jelas. Gaya penceritaan yang mencampurkan imajinasi dan kenyataan ini sebenernya berpotensi jadi keren dan membuat berpikir dan penasaran, tapi pada film ini entah kenapa malah membuat bingung.

Gambar di film ini tampak selalu diberi filter, selain itu gaya bahasa hampir semua tokohnya pun sangat baku. Hal ini mungkin maksudnya untuk memberi kesan masa lalu, atau memberi kesan seram. Tapi yang saya rasakan malah penggunaan bahasa bakunya overdosis hingga filmnya jadi terasa garing dan kaku. Tentunya hal ini sangat disayangkan, padahal jika dilakukan dengan tepat, gaya pensuasanaan seperti ini dapat menjadi sangat keren seperti film Rumah Dara.

Kualitas akting pemain, backsound film, dan ketegangan yang dibangun terasa biasa saja. Bahkan, pada beberapa adegan saya malah ingin tertawa dan bukannya merasa tegang. Kalau ada poin plus dari film ini, film ini masih bisa digolongkan lumayan dibanding film-film lokal lain yang sedang beredar yang ga jelas seperti Misteri Cipularang. Akhirnya, kesimpulan saya pada review ini adalah Belenggu adalah film dengan ide dan konsep yang sangat potensial tapi sayangnya potensi ini tidak berhasil dieksekusi untuk membuat film yang berkesan.

Final score: 6/10.

 

One thought on “Review: Belenggu (2013)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s