Argo Taksi Leuwi Panjang

Malam ini, sekitar jam 11 malam lewat sedikit, saya sampai di terminal leuwi panjang. Seperti biasa, begitu turun dari bis, langsung dikerubuti oleh tukang taksi yang menawarkan taksi. Biasanya, saya akan mengabaikan semuanya dan langsung lurus menuju angkot. Tapi malam ini, karena saya bawa-bawa kardus dan keresek yang lumayan gede, saya memutuskan naik taksi aja, karena ribet karena nanti ujung-ujungnya setelah gonta-ganti angkot saya akan harus ngojek, males naik ojek dengan bawaan banyak.

Saya pun langsung menuju salah satu taksi hijau entah apa yang ditawarkan tukang taksi.

Taksi (T): “A taksi A?”

Saya (S): “Argo?”

T: “Kamana A?”

S: “Sadangserang”

T: “Wah A, 60 ribu aja ya”

S: “Argo aja”

T: “Wah atuh A, argo juga paling jadinya 67 ribu, jadinya juga beda sedikit, mending 60 ribu A”

S: “Iya gapapa jadi 67 ribu juga, argo aja”

T: “Aa mau ngasih ke perusahaan atau ngasih ke saya?”

S: (bingung, pertanyaaan macam apa itu) “Ngasih ke perusahaan”

Dannn… Tukang taksinya ngeloyor pergi begitu saja. Saya pun jalan keluar area terminal, sekitar 100 m kemudian nemu taksi Gemah Ripah yang sopirnya baru beres jajan (keliatannya), minta pake argo, dan sopirnya setuju-setuju aja asal dibayarin parkir 2 ribu. Lalu, you know what, dengan pakai argo, total ongkosnya dari leuwi panjang ke sadang serang cuma 36 ribu aja. Jauh di bawah 67 ribu. Tambah biaya parkir dan ngebuletin, total saya bayar 40 ribu. Terimakasih taksi GR alias Gemah Ripah, saya puas dengan 2 perjalanan terahir saya menggunakan taksi GR (malam ini dan sekian bulan lalu).

Akhirnya, satu pelajaran penting bisa dipetik: di Bandung jangan mau naik taksi yang ga mau pake argo. Kalau ga ada yang mau pake argo, jalan kaki aja sedikit, nanti juga nemu taksi yang bener.

3 thoughts on “Argo Taksi Leuwi Panjang

  1. Saya biasa pake blue bird dengan pelayanan yang sangat baik. mahal sih tapi pelayanan dan kejujuran nya harus di acungi jempol. Saya malahan berkali2 kecewa sama taksi GR. Oh iya, GR juga banyak yang gak pake argo dan di dalemnya ga menggunakan ac. Pernah juga ditabrak sama taksi GR, kalau ga salah sih abis “minum” supirnya. #komentarcurhat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s