Efek Lingkungan: Aqua Gelas vs Gelas Kaca

Membaca berita tentang Ridwan Kamil mengurangi sampah saat rapat dengan mengganti botol minuman dengan gelas, membuat saya penasaran, sebenarnya mana yang lebih ramah bagi lingkungan antara: menggunakan botol minuman dengan limbah berupa sampah plastik, atau mencuci gelas kaca dengan limbah berupa air kotor dan deterjen? Asumsinya, jumlah botol minum nya sama dengan jumlah gelasnya. Untuk menjawab rasa penasaran itu, saya berkonsultasi dengan seorang teteh geulis yang lagi S-3 di jurusan Teknik Lingkungan di Jepang. Dan ternyata, jawabannya adalaaahhhh…..

Tergantung!

Jika botol minumnya ga dibuang sembarangan dan langsung diolah di-daur ulang tanpa menumpuk dulu di landfill, masih lebih baik botol minum, karena setidaknya tidak menciptakan sampah. Tapi, jika botol minumnya menumpuk dulu di landfill, maka jadinya malah akan lebih buruk, dan lebih baik mencuci dengan deterjen, apalagi jika deterjennya ramah lingkungan.

Sekian, semoga bermanfaat😉

3 thoughts on “Efek Lingkungan: Aqua Gelas vs Gelas Kaca

  1. Berarti mengganti agua gelas dgn gelas kaca menjadi solusi yg tepat buat di Indonesia ya kang Reza, tp tdk di jepang, mereka kan sudah terbiasa minum botolan, mesin minuman otomatis aja sampe ada di hutan, yg pasti langsung di daur ulang, perasaan disana paling canggih soal kebersihan, sampe pernah liat selokan lg disikat hihi,
    #aduh kenapa ini komennya melantur begini? 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s