Ironi

Siang ini, pas solat Jumat, sy duduk di sebelah seseorang entah siapa, sebut aja orang ini Fulan. Penampilannya sih oke, masih muda, pake peci, baju koko, dan sarung. Tapi, sepanjang khotbah, berkali-kali ketangkep oleh ekor mata sy si Fulan ini mainin hp.

Di suatu kesempatan, pas sy lg celingak-celinguk melawan kantuk, ga sengaja pas banget sy bisa liat jelas layar hp nya. Dan ternyata, yg dari td dy liatin itu adalah… kumpulan foto cewe dari Google images, dengan search term “cewek cantik berjilbab”. Teroreettt.

Sy pun melanjutkan perjuangan melawan kantuk, sampai akhirnya khotbah selesai tanpa tidur (hore!). Habis khotbah, khotib ngedatengin dy (kebetulan sy dan dy emang duduk di shaf paling depan). Kirain sy, mau dimarahin, pikir sy mungkin keliatan lah sm khotib juga kelakuannya. Tapi tapi tapi, ternyata, si Fulan ini adalah imam solat Jumat kali ini :O

Pas solat, bacaannya Fulan ini lumayan ga bagus-bagus amat tapi not bad, dan habis solat doanya panjang bener sampe pegel kaki sy padahal duduk doang. Somehow, rasanya jd ironis aja. Serasa ga sinkron kelakuan Fulan ini.

Dan dalam skala yg lebih besar, jadi kepikiran. Mungkin, meski seseorang keliatannya paling soleh, hal itu bukan jaminan kelakuannya bakal oke. Indeed, don’t judge a book by its cover. Instead, judge it by its pricetag hahaha.

One thought on “Ironi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s