Mesjid Salman

Pertama kali saya inget dengan sengaja menginjakkan kaki ke mesjid Salman ITB adalah pas kelas 3 SMA. 9 tahun lalu. Gosh, it’s been 9 years… Beberapa bulan sebelum SPMB. Saya nyengajain solat jum’at di sana, demi merasakan suasana ITB. Waktu itu, ceritanya biar lebih semangat dan termotivasi masuk ITB. Sampai disana, wuih rasanya salah tempat. Segan. Berasa anak bawang sekali di antara kakak-kakak mahasiswa yang keren-keren itu.

Lalu, tingkat 1. Pertama kali jum’atan di sana, rasanya masih ga percaya berhasil solat di sana sebagai mahasiswa ITB. Mesjid Salman lalu lama-lama bukan hanya jadi tempat jum’atan, tapi mulai jadi tempat aktivitas lain. Mulai dari mentoring mingguan bersama kang Lakso yang sering make jaket Muslim Elektro. Sampai belajar kelompok tiap mau UTS dan UAS bareng temen-temen, yang sekaligus jd awal mula persahabatan karib sama temen-temen hmlwh hingga sekarang. Mesjid Salman mulai terasa akrab.

Tingkat 2, saya mulai akrab sama bagian lain mesjid Salman. Ada selasar hijau (tempat pakai sepatu) yang hampir selalu dijadikan meeting point hmlwh – bahkan sampai setelah kita pada lulus – sampai-sampai kita sebut sebagai Hyper Base Camp. Ada tukang koran di gerbang yang akrab karena hampir setiap beberapa minggu saya akan datang dan nanya, “Conan/One Piece baru udah ada belum?”. Ada kantin untuk makan hemat dimana saya kadang makan siang cuma dengan pisang karena ga punya uang gara-gara kepake untuk beli bensin, atau makan tanpa nasi karena uangnya kepake untuk beli komik.

Tingkat 3 dan 4, saya mulai meninggalkan mesjid Salman untuk jum’atan. Jauh lebih sering jum’atan di mesjid PDAM, soalnya khotbah dan solatnya sering lebih singkat hehehehe. Tapi untuk hal lain, mesjid Salman terasa semakin dekat. Ngadain rapat dan ngebahas progress grup bisnis di lingkungan mesjid Salman, kadang di kantin, kadang duduk di lantai di belakang Muamalat. Ngobrol dan diskusi sama orang-orang inspiratif – teh Widi, teh Dani, Thomas, dll -, di kursi-kursi sekitar kantin Salman. Nyimpen helm dan kadang-kadang nangkring-nangkring di sekre Karisma padahal sama sekali bukan anggota Karisma. Hingga akhirnya lulus, dan pelan-pelan mesjid Salman mulai lenyap dari keseharian saya.

Tadi sore, saya solat maghrib lagi di mesjid Salman. Sambil nungguin istri, saya duduk-duduk di selasar hijau. Mengamati orang-orang. Tetiba saya tersadarkan betapa telah berubahnya perspektif saya saat terhadap suasana sekitar mesjid Salman, dari asalnya mengagumi, lalu jadi terasa biasa karena terbiasa menjadi bagian di dalamnya, hingga kini yang terasa adalah rasa waas, nostalgic, dan sedikit rindu pada kenaifan, semangat, dan idealisme masa masih mahasiswa dulu.

Dan…. seketika teringat kilasan-kilasan kenangan yang sekarang saya tulis di postingan ini. Seketika, terasa kesan megah dan hebat tapi membumi dari suasana di mesjid Salman. Padahal dulu 4 tahun kuliah ga sekalipun saya pernah merasa atau mikir yang macem-macem tentang mesjid Salman. Lalu, eh, tiba-tiba muncul temen kuliah seangkatan saya, lewat. Kita saling say hi, tapi karena dia tampak lagi buru-buru, dia pun langsung pergi lagi tanpa sempet ngobrol lebih jauh. Anyway, mungkin itu pertanda bahwa bukan cuma saya yang akan selalu merasa punya ikatan dengan mesjid Salman. Tapi, sebelum saya sempet mikir semakin ngelantur, my beloved wife nongol. Saatnya melanjutkan hidup :)

One thought on “Mesjid Salman

  1. Saya beberapa kali ke mesjid Salman buat ikut solat dan ketemu teman. Karena bukan mahasiswa itb kadang juga linglung pas kesana, pas selesai solat dan duduk-duduk di sekitar mesjid, saya sibuk ngeliatin orang ngumpul. Entah rapat, ngaji bareng, dan sebagainya. Seru kang!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s